28 Desember 2017

Model Cantik Dibunuh, Keluarga Minta Jaksa Belanda Selidiki

Keluarga model cantik, Ivana Smit, yang tewas usai terjatuh dari lantai 20 apartemen di Kuala Lumpur, Malaysia, meminta jaksa Belanda untuk menyelidiki langsung kasus ini. Pihak keluarga yang ada di Belanda mencurigai kematian Smit bukan kecelakaan maupun bunuh diri.

"Ivana adalah warga Belanda. Jadi pemerintah Belanda juga memiliki tanggung jawab besar untuk mencari tahu penyebab kematiannya. Khususnya jika negara yang menjadi lokasi dia tewas, gagal melakukannya," ujar pengacara yang mewakili keluarga Smit, Sebas Diekstra, kepada media lokal Belanda, Telegraaf, seperti dilansir nltimes.nl, Kamis (28/12/2017).

Belum ada tanggapan dari Kantor Jaksa Publik Belanda terkait permintaan keluarga Smit yang disampaikan pada Rabu (27/12) waktu setempat ini.

Permintaan agar jaksa Belanda ikut menyelidiki kematian Smit ini disampaikan setelah pakar patologi forensik Belanda, Frank de Groot, melakukan autopsi terhadap jenazah Smit (18) yang tewas 7 Desember. Autopsi dilakukan di Belanda usai jenazah Smit dipulangkan otoritas Malaysia, pekan lalu.


Pihak keluarga yang meminta De Groot untuk mengautopsi jenazah Smit. Hasilnya menunjukkan adanya luka-luka di tubuh Smit yang dianggap tidak konsisten dengan luka yang harusnya diderita oleh seseorang yang terjatuh dari lantai 20 gedung bertingkat. "Apa yang saya lihat setidaknya membuat heran. Saya memiliki perasaan sangat aneh tentang ini," ucap De Groot kepada media lokal RTL Nieuws.

Autopsi kedua yang dilakukan terhadap jenazah Smit di Alkmaar juga memiliki hasil yang sama, yakni luka-luka di tubuhnya tidak konsisten dengan luka yang seharusnya dialami orang yang tewas terjatuh dari ketinggian.

Penyelidikan lanjutan kini tengah dilakukan para pakar forensik yang disewa keluarga Smit. Penyelidikan lanjutan akan mencari tahu bekas alkohol dan narkoba yang ditemukan di tubuh Smit. Diperkirakan hasilnya baru keluar awal Januari 2018. "Temuan awal memberikan alasan yang cukup untuk dilakukannya penyelidikan tambah secara ekstensif," ucap Diekstra.


Smit tewas pada 7 Desember lalu usai pergi berpesta dengan pasangan suami-istri asal Amerika Serikat (AS). Otoritas Malaysia menyebut Smit terjatuh dari lantai 20 gedung apartemen di Kuala Lumpur. Jenazah Smit ditemukan di salah satu balkon lantai 6 pada gedung yang sama.

Otoritas Malaysia telah menyimpulkan kematian Smit merupakan kecelakaan dan tidak ada unsur kriminal di dalamnya. Mereka menyerahkan jenazah Smit kepada pihak keluarga pekan lalu. Jenazah Smit dilaporkan tiba di Belanda pada Sabtu (23/12) waktu setempat.

"Kami tidak percaya dia jatuh dari lantai 20 dan jenazahnya ditemukan di lantai 6. Dia ditemukan di sana telanjang. Di mana sepatu dan pakaian dalamnya? Kami yakin ada unsur kriminal dalam kematian Ivana," tegas kakek Smit, Hendrik, yang tinggal di Penang, Malaysia. Smit pertama pindah ke Malaysia sekitar 13 tahun lalu dan tinggal bersama kakeknya untuk berkarier sebagai model.

Saya melihat luka memar di lehernya, seperti sidik jari -- seolah-olah seseorang mencengkeramnya di situ," ucap ayah Smit, Marcel, yang kini dirawat di rumah sakit karena terkena serangan jantung usai menjenguk jenazah putrinya di Malaysia.

Baik media Belanda maupun keluarga Smit menyebut pasangan suami-istri yang sempat berpesta dengan Smit kini berada dalam penahanan kepolisian Malaysia. Namun keduanya dijerat dakwaan narkoba, bukan dakwaan terkait kematian Smit.

Tidak ada komentar: