06 Mei 2011

Apa Arti Ulang Tahun

"Ma,berapa hari lagi, sih, aku ulang tahun?" begitu tanya Doni yang berusia 4 tahun pada ibunya. Nyaris tiap hari ia menanyakan itu. Anak seusia Doni memang biasanya berharap, tiap hari adalah hari ulang tahunnya. Kenapa? Sebab bagi mereka, ulang tahun identik dengan mendapat macam-macam hadiah, kue ulang tahun, tiup lilin, pakai baju baru, berkumpul bersama teman dan saudara.

Tapi benarkah pengertian mereka tentang ulang tahun cuma sebatas itu? Menurut Seto Mulyadi, pakar psikologi anak, sejak usia 3 tahun, anak mulai mengerti arti ulang tahun. Mereka mulai memahami, ulang tahun adalah sesuatu yang istimewa, sesuatu yang diperuntukkan bagi dirinya. Apalagi, di usia 3 tahun, anak mulai mengembangkan konsep bahwa ia punya identitas. Di usia ini, anak juga harus mengembangkan sense of initiative , yaitu tahap di mana anak penuh dengan inisiatif, ide-ide baru, dan pertanyaan-pertanyaan yang di antaranya tertuju ke dirinya.

"Setiap anak harus mulai mengembangkan identitas dirinya, mulai dari namanya, siapa orangtuanya, alamat rumahnya, tanggal lahirnya, bintangnya, jenis kelaminnya, dan sebagainya. Dalam kaitan dengan ulang tahun, identitasnya ialah seseorang yang lahir pada tanggal, bulan, dan tahun tertentu," jelas Doktor Psikologi lulusan Program Pasca Sarjana UI ini. Karena itu, Seto melihat, penting sekali memperingati hari ulang tahun anak setiap tahun, entah secara sederhana maupun dengan pesta mewah tergantung bagaimana lingkungan anak.

"Kadang-kadang orang dewasa memandang dari kacamata orang dewasa. Jangan gampang memvonis, 'Wah, itu bisa merusak anak,' karena bikin pesta ulang tahun anak di hotel berbintang," ujar dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara ini. Kalau anak sudah terbiasa hidup di lingkungan yang sering ke hotel berbintang, bepergian ke luar negeri, atau kerap mengunjungi pesta jetset , lanjut Seto, "Pesta di tempat mewah tak akan merusak tumbuh-kembangnya. Sebab, orangtuanya tentu sudah menyiapkan anaknya sampai taraf hidup demikian."

Berbeda dengan anak yang biasa hidup di lingkungan sederhana. "Misalnya, tiba-tiba orangtuanya dapat lotere lalu bikin pesta gede-gedean di hotel berbintang, tentu bisa menimbulkan culture shock ." Dengan kata lain, "Setiap anak belajar dari lingkungannya untuk mengembangkan konsep dirinya," tukas anggota World Council For Gifted & Talented Children ini.

PESTA YANG TEPAT

Pesta ulang tahun yang tepat bagi anak, bukanlah sebuah pesta seperti yang Anda inginkan, melainkan yang sesuai dengan harapan anak. Jika tidak, pesta ulang tahun menjadi tak berarti sama sekali karena anak tidak menghayatinya. Karena itu, sangat penting melibatkan anak dalam persiapan pesta. Mulai dari bentuk kue ulang tahun, siapa saja yang diundang, apa saja acaranya, dekorasinya, dan seterusnya. Anak harus secara kreatif dilibatkan. Jika terjadi perbedaan pendapat atau keinginan antara anak dengan orangtua, sejauh anak bisa diberikan kesempatan untuk menentukan, akan lebih baik. Kecuali jika berbenturan dengan masalah dana, misalnya, anak bisa diberikan penjelasan.

Percaya atau tidak, kadang anak justru punya ide-ide orisinil dan unik. Biasanya pada anak usia 5 tahun. Yang penting, "Orangtua jangan terlalu memaksakan kehendak sendiri sejauh hal itu untuk memberikan kebahagiaan dan menambah kuatnya sense of identity seorang anak," papar Seto Mulyadi.

Selain itu, melibatkan anak dalam persiapan pesta ulang tahun atau perayaan-perayaan mereka yang lainnya, dapat membantu sosialisasi anak untuk mengasumsikan peranan khusus lelaki dan perempuan, sehingga dapat membantu mereka dari perbedaan gender yang klise. Hasil penelitian Mary Ann McGrath, Ph.D. ahli dari AS menunjukkan, anak perempuan usia 3-5 tahun tiga kali lebih besar perhatiannya terhadap makanan pesta seperti kue ulang tahun dibandingkan anak lelaki. Sedangkan anak lelaki lebih terfokus pada permainan, khususnya yang bersifat agresif.

Hasil lain dari penelitian itu memperlihatkan, anak perempuan usia 3 tahun biasanya lebih menaruh perhatian dalam pemilihan kado. Mereka menemani ibunya memilih kado dan mereka dapat menggambarkan hasil pilihan mereka secara detail. Anak lelaki lebih sering tak dilibatkan dalam proses ini dan mereka tak mengingat hadiah yang telah mereka berikan. Anak perempuan lebih memfokuskan pada emosi untuk membuat orang lain gembira, sedangkan perhatian anak lelaki lebih terfokus pada acara pesta atau saat pemberian kadonya.

TEMPAT DAN LAMA PESTA

Alternatif tempat pesta bisa di rumah atau di tempat umum seperti hotel, taman hiburan, atau restoran, tergantung lingkungan anak. Bahkan sekolah dan panti asuhan juga bisa dijadikan alternatif pilihan tempat pesta. Yang penting, anak dilibatkan dalam pemilihan dan penentuan tempat pesta ulang tahunnya.